Kemarin ga masuk kantor krn ikutin razan imunisasi campak, bersyukur razan ga anget/pun rewel. Sesampai di kantor, kerjaan sudah menyapa, setumpuk kerjaan yg mesti diselesaikan... wah jd super sibuk nih dari tadi pagi malahan belum sempat bercanda dengan temen ruangan... busy... bukan ding tp sok busy ... tapi ga juga kok krn musti kejar date line, si boss sudah ngasih target & tanggung jawab cepet ya Di... krn dah dtunggu....
Bersyukur ada box makan siang hari ini gratis krn ada atasan yg naik pangkat... belum sempat kmakan nih, padahal sebenarnya sudah lapar tapi kerjaan belum selesai. Ah gpp, lagian istirahat ini, lunch dulu ah, nanti kalau sakit juga rugi sendiri... Tapi tadi ada bekal makan siang dr rumah, menu dr rumah kali ini is oseng kacang tempe + ikan goreng bawal... wah... pilih yang mana. Sekarang lunch makanan dr rumah dulu ah, nanti box gratisnya dmakan drumah bareng bareng...
Lunch dulu yuk... rest rest rest...
Tuesday, February 27, 2007
Thursday, February 22, 2007
ASI Eksklusif

29 Mei 2006, Putra pertamaku lahir normal dengan berat 3200 gram dan panjang 49 cm. Bahagia campur haru karena tak terasa sekarang kami telah menjadi orang tua. Razan Zulfikar Risman, nama putra pertama kami. Minggu pertama, razan tidak dapat minum asi karena setelah melahirkan, aku mendapat ujian sakit cacar air. Meskipun sempat sampai 10 hari diisolasi dengan putraku, Alhamdulillah Razan masih mau minum asi. Sampai kira2 6 bulan kurang 2 minggu Alhamdulillah program asi eksklusifku berjalan sukses. 2 minggu terakhir sebelum 6 bulan, razan sudah kami coba mpasi yaitu bubur instan halus. Tepat saat itu gigi Razan sudah mulai tumbuh 2 buah, meskipun tidak terlalu nampak tapi saat tersenyum terlihat lucu & manis sekali. Tepat 6 bulan, makanan Razan sudah diganti dengan bubur saring, meski agak repot karena tiap pagi harus selalu buat bubur tim tapi aku bersyukur karena putraku tampak lahap sekali, terkadang satu mangkukpun kurang sampai mbak razan yang momong sampai kebingungan karena proses menjadi tim saring lumayan lama. Saat usia 7,5 bulan, gigi 4 pun menyusul, akhirnya menu makan yg semula tim saring diubah menjadi tim biasa dan alhamdulillah putraku tetap doyan dengan menu yang disajikan tiap hari. Sifat doyan maemnya putraku tiba2 terhenti saat dia masuk usia 8,5 bulan, tiba2 dia menjadi susah makan, & makannya pun jadi lama. Untuk mesiasatipun sekarang lebih sering divariatif menu makanannya sambil diajak nonton dvd baby einstein kesukaannya. Alhasil acara makanpun berjalan dengan sukses. Berbagai artikel tentang menu makanan pun aku coba supaya putraku tidak merasa bosan dan ketemulah menu favoritnya yaitu omelet sayuran yang bahannya dari berbagai macam sayuran + telur kampung/bebek ditambah ikan tuna, salmon/kakap.
Dari hasil browsing tentang begitu besar manfaat asi eksklusif, sekarang aku sangat merasakan begitu besar manfaat untuk perkembangan putraku, mlai dari jarang sakit (sampai usianya sekarang hampir 9 bulan, Razan sakit hanya 2 kali sakit flu, yang kedua-duanya karena ketularan aku tapi alhamdulillah sehari langsung sembuh. Itupun tidak kami beri obat dari dokkter, melainkan kami paruti bawang + kencur (obat tradisional dari Ibu)dan dioles di bagian ubun2, pagi kami olesi sorenya dia sudah mulai cerewet & lincah lagi. Selain itu perkembangan Sensorik dan Motoriknya pun baik malah cenderung lebih dari anak2 seusianya. Untuk itu terima kasih banyak atas info program asi eksklusif & menu variatif bayi yang telah mempostingnya.
Hanya satu pesan dari saya " Jangan ragu untuk mencoba & melakukan program asi eksklusif & jangan tergiur dengan promosi susu formula karena Susu formula terbaik sekalipun tidak akan menggantikan khasiat dari asi eksklusif sang Bunda
Bravo ASI Eksklusif...
Tuesday, February 20, 2007
Merenda Masa Depan
Saat kita bayi dan mulai beranjak menjadi anak-anak kemudian menjadi pribadi dewasa, banyak hal yang telah kita pelajari. Semua pelajaran yang telah terekam di pikiran kita terkadang kita aplikasikan dalam keseharian kita tetapi terkadang kita sama sekali tidak menggunakan ilmu yang telah kita pelajari dahulu. Mungkin karena lingkungan atau juga mungkin karena seiring berkembangnya pikiran kita. Pada dasarnya, seseorang yang beranjak dewasa dengan seiring perjalanan hidupnya akan semakin menjadi pribadi yang berkualitas. hanya saja mungkin hanya beberapa orang yang sadar dengan kelebihannya dan mau mensyukuri dengan cara yang bijaksana dapat tumbuh menjadi orang yang selalu aman & survive dimanapun berada tapi terkadang ada sebagian orang yang tidak dapat menerima keadaan yang telah digariskannya menjadi sesuatu yang menjadi penyesalan. Sehingga penyesalan tersebut menjadi sebuah "neraka" dalam hidupnya. Tuhan.... begitu banyak pemberian_Mu yang langsung maupun tidak langsung kami terima, ijinkan kami tuk dapat selalu mensyukuri Karunia_Mu yang Luar Biasa ini dan ajarkan kami untuk dapat selalu menjadi setitik pasir yang sangat berarti di hamparan padang pasir_Mu.
Subscribe to:
Comments (Atom)
